Menurut laporan dari pertandingan persahabatan pramusim, debut penyerang muda Ekhator bersama Juventus tidak berjalan sesuai rencana. Pemain bertalenta kelahiran tahun 2006 tersebut dipercaya tampil sebagai starter oleh manajer Luciano Spalletti dalam laga melawan Basilea. Keputusan memainkannya sejak menit awal tidak lepas dari minimnya opsi penyerang tengah yang tersedia di dalam skuad Bianconeri saat ini.
Related Stories
Berdasarkan jalannya pertandingan di paruh pertama, kesempatan emas bagi mantan pemain Genoa ini untuk membuktikan kualitasnya di lini depan Juventus terpaksa terhenti lebih cepat. Ekhator harus ditarik keluar lapangan sebelum laga berjalan genap setengah jam akibat mengalami benturan keras setelah menerima tekel dari pemain bertahan lawan.
Pengamatan tim redaksi menunjukkan bahwa sang striker sempat terkapar di lapangan sehingga tim medis Juventus harus segera masuk untuk memberikan perawatan darurat. Meskipun pemain muda asal Italia tersebut akhirnya mampu bangkit berdiri dan berjalan sendiri meninggalkan lapangan, dirinya terlihat menahan rasa sakit yang cukup signifikan pada bagian kaki kanannya.
Catatan redaksi mengonfirmasi bahwa Ekhator sempat berdiskusi dengan tim medis di pinggir lapangan dan berniat untuk melanjutkan pertandingan. Namun, Luciano Spalletti bergerak cepat dengan memutuskan untuk menggantinya dengan Openda demi mengantisipasi risiko yang lebih besar bagi sang pemain muda.
Menurut pemeriksaan awal di ruang ganti, Ekhator didiagnosis mengalami masalah otot pada paha kanan. Hal ini diperkuat dengan terlihatnya sang pemain yang meninggalkan lapangan saat jeda babak pertama dengan kondisi paha yang dibalut oleh kantong es. Tim medis klub dijadwalkan akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui seberapa parah cedera tersebut.
Read Also
Agnelli Menang di Pengadilan Uni Eropa, Keadilan Olahraga Berubah — Pengadilan Uni Eropa memberikan putusan penting yang mendukung Andrea Agnelli dan berpotensi merevol...