Pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Prancis dan Spanyol di Dallas diwarnai oleh kejadian menggelikan yang melibatkan pengadil lapangan. Menurut laporan yang dihimpun, wasit asal El Salvador bernama Ivan Barton melakukan blunder konyol pada babak pertama. Wasit berusia 35 tahun tersebut kedapatan melupakan spray busa penanda jarak yang menjadi perlengkapan wajibnya di atas lapangan hijau.
Related Stories
Berdasarkan pengamatan tim redaksi, momen suram itu terjadi saat Spanyol mendapatkan hadiah tendangan bebas di luar kotak penalti pada awal laga. Para pemain Spanyol kemudian melakukan protes dan meminta Ivan Barton untuk menyemprotkan busa guna mengatur jarak pagar betis. Menyadari kelalaiannya, sang wasit hanya bisa tersenyum simpul lalu berjalan ke pinggir lapangan menuju asisten wasit keempat untuk mengambil bombolina spray yang tertinggal.
Tidak hanya masalah spray, kepemimpinan Ivan Barton juga menuai kontroversi lain dari pantauan redaksi di stadion. Pada menit ke-21, sebuah penalti diberikan kepada Spanyol setelah mantan bek Roma Lucas Digne dianggap melanggar Lamine Yamal. Meskipun Kylian Mbappe dan rekan-rekannya melayangkan protes keras karena bola sempat mengenai tangan Lamine Yamal terlebih dahulu, keputusan penalti tetap sah setelah melalui pemeriksaan senyap oleh VAR dan dieksekusi dengan baik oleh Mikel Oyarzabal.
Menjelang turun minum, tepatnya pada menit ke-44, ketidakpastian kembali ditunjukkan oleh kepemimpinan wasit asal El Salvador ini. Ivan Barton awalnya memberikan hadiah penalti atau tendangan bebas di area berbahaya untuk Prancis setelah menganggap Fabian Ruiz melanggar Ousmane Dembele. Namun, hanya dalam hitungan detik setelah berdiskusi dengan asistennya, ia membatalkan keputusan tersebut karena justru Ousmane Dembele yang menabrak gelandang Spanyol, yang memicu gelombang protes lanjutan dari kubu Prancis.
Read Also
Badai Virus Serang Timnas Norvegia Jelang Lawan Inggris — Kondisi darurat melanda skuad Norvegia jelang laga krusial perempat final Piala Dunia 2026 melawan I...